Mengenai Saya

Foto saya
Jambi, Jambi, Indonesia
wonderful life starts from a wonderful heart

5 April 2011

Berkunjung Ke Taman Surga

NIAT untuk berkunjung ke masjid Kubah Emas Depok yang tersimpan sejak dua tahun lalu, akhirnya kesampaian juga. Dari Bogor, perjalanan cukup panjang untuk mencapai kawasan Parung Bingung dimana masjid itu berada. Kami harus berganti kendaraan angkutan kota berwarna biru dan hijau muda sebanyak empat kali. Pada siang menjelang zuhur tersebut, cuaca terang dan panas, lalu lintas kendaraan menghamburkan debu ke udara. Begitu turun dari angkot, dari kejauhan sudah terlihat kubah berlapis emas 2 hingga 3 milimeter itu berkilauan diterpa sinar matahari.



Masjid Kubah Emas di Depok. (foto : asnelly)
Gerbang depan yang dijaga empat sampai lima petugas keamanan, serta pagar beton yang kokoh menunjukkan bahwa kompleks masjid ini dibangun dengan perencanaan yang matang. Pandangan mata kemudian disuguhi jalan meliuk dan menurun yang kiri kanannya dipenuhi hamparan bunga hiporbia dan kamboja jepang, pohon pinang dan tanaman keras lainnya serta pohon mangga dan jambu. Pantas saja masjid yang didedikasikan oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid untuk umat Islam ini menjadi objek kunjungan yang sangat padat.  Semua sudut di kompleks ini cantik untuk dipandangi dan dijadikan background berfoto.


Selain cantik dan apik, manajemen masjid ditata rapi. Petugas kebersihan rajin berkeliling mengumpulkan sampah. Petugas penitipan sandal dan penjaga toilet juga ada. Petugas bagian informasi siap memperingatkan jika pengunjung terlanjur beralas kaki ke lokasi bebas sandal/sepatu. Di pintu masuk masjid yang berbeda antara jamaah laki dan perempuan, petugas memeriksa setiap pengunjung, memastikan tidak ada kantong plastik berisi makanan yang dibawa masuk.


Semua fasilitas di kawasan seluas 50 hektar tersebut dan masjidnya yang berukuran sekitar 60 x 120 meter tersedia gratis. Para petugas yang diberi pakaian seragam terlihat senang menyambut semua tamu. Sayangnya, pengunjung lebih tertarik berada di luar masjid untuk menyantap makanan siang mereka di gedung yang disediakan khusus untuk rehat, berbincang atau berfoto. Ketika azan Zuhur berkumandang, saf laki-laki tak penuh. Saf perempuan juga tak terlalu banyak padahal masjid tersebut mampu menampung 20.000 jamaah.

Seandainya mereka menginjakkan kaki ke dalam, akan tersuguh interior masjid yang  mahal dan luar biasa indahnya. Walau tidak setara keanggunan Masjid Nabawi Medinah, bagian dalam masjid ini patut dikagumi. Keramik lantai dan pilar terbuat dari marmar kelas satu, lampu gantung kristal seberat 8 ton didatangkan langsung dari Italia serta langit-langit berlukiskan awan biru yang seakan nyata.


Selain kubah, relief di atas imam berdiri terbuat dari emas 18 karat. Mahkota pilar masjid yang berjumlah 168 buah berlapis prado. Seketika saya disergap rasa haru, mengagumi kerelaan seorang hamba yang menghibahkan kekayaannya untuk sebuah karya seni bernilai tinggi dalam rupa sebuah masjid. 

 
Kompleks Masjid Kubah Emas adalah sebuah taman surga di bumi Depok. Sayangnya, niat dakwah pendiri masjid nyaris kehilangan makna. Pengunjung lebih menyukai kegiatan wisata dibanding aktivitas religi di masjid itu. (infojambi.com/ASNELLY RIDHA DAULAY)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar